
HERMANTO SELAKU BENDAHARA BANK SAMPAH SUMBER WARAS BEEKOMUMITMEN TRANPARAN DAN AKAN MELAPORKAN DANA YANG DIKELOLANYA SETIAP BULANNYA
Sumberejo, Klaten Selatan – Pengurus baru Bank Sampah Sumber Waras Desa Sumberejo menetapkan kebijakan tegas dalam pengelolaan keuangan. Mulai diberlakukannya manajemen baru, seluruh pengambilan dana atau penagihan iuran sampah dilakukan satu pintu melalui bendahara, bukan lagi oleh petugas pengambil maupun pemilah sampah.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk pembenahan tata kelola dan komitmen transparansi agar persoalan lama tidak terulang. Selama ini, praktik penitipan uang kepada petugas di lapangan kerap menimbulkan persoalan karena tidak disertai bukti administrasi yang jelas, sehingga rawan menimbulkan kesalahpahaman dan ketidakjelasan pertanggungjawaban.
Bendahara Bank Sampah Sumber Waras, Hermanto, menegaskan bahwa mulai tanggal 1 hingga 10 setiap bulan, dirinya akan turun langsung melakukan penagihan ke masing-masing RT dan RW. Proses tersebut dilakukan berdasarkan data resmi yang telah direkap oleh sekretaris, sehingga alur keuangan tercatat sejak awal dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pengambilan dana kami lakukan sendiri sebagai bendahara. Petugas pengambil dan pemilah tidak diperbolehkan menerima uang. Ini kesepakatan bersama demi tertib administrasi,” ujarnya.
Hermanto juga menegaskan bahwa setiap dana yang diterima wajib disertai kwitansi resmi Bank Sampah Sumber Waras. Apabila tidak ada bukti kwitansi, maka dana tersebut tidak akan diterima. Aturan ini menjadi komitmen bersama seluruh pengurus dan petugas sebagai upaya menjaga kepercayaan warga.
Menurutnya, sistem satu pintu ini bukan untuk mempersulit warga, melainkan untuk melindungi semua pihak. Dengan pembagian tugas dan fungsi yang jelas, setiap pengurus bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Bendahara bertanggung jawab atas uang masuk dan keluar, sekretaris pada pendataan, sementara petugas fokus pada pelayanan pengambilan dan pemilahan sampah.
“Kalau semua berjalan sesuai tugasnya, tidak akan ada masalah di belakang hari. Ini manajemen baru, cara kerja baru, dan kami ingin lebih rapi serta transparan,” tegasnya.
Pengurus Bank Sampah Sumber Waras berharap, dengan diterapkannya sistem keuangan satu pintu ini, pengelolaan sampah di Desa Sumberejo dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan dipercaya masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa pengurus baru serius melakukan pembenahan demi keberlangsungan bank sampah ke depan.
Kebijakan ini juga diharapkan mendapat dukungan dari RT, RW, dan warga, agar tujuan bersama menciptakan pengelolaan sampah yang tertib dan berkelanjutan benar-benar terwujud.






0 comments:
Posting Komentar