Minggu, 11 Januari 2026

Wujudkan Tata Kelola Transparan, Sekretaris Bank Sampah Sumberejo Komitmen Benahi Administrasi demi Layanan Warga

HANAFI SEKRETARIS BANK SAMPAH YANG BERKOMITMEN JALANKAN ORGANISASI DENGAN BAIK DAN TERBUKA PADA SIAPA SAJA

SUMBEREJO, – Pengelolaan sampah berbasis masyarakat kini bukan sekadar upaya menjaga kebersihan lingkungan, melainkan telah bertransformasi menjadi sebuah organisasi yang menuntut profesionalisme dan akuntabilitas tinggi. Semangat inilah yang dibawa oleh Hanafi, Sekretaris Bank Sampah di wilayah Sumberejo, yang kini tengah fokus melakukan pembenahan besar-besaran di sektor administrasi dan dokumentasi.

Hanafi, yang oleh warga setempat akrab disapa dengan panggilan "Sumberbaru", dikenal sebagai sosok yang sangat energik dan memiliki dedikasi tinggi terhadap isu lingkungan. Baginya, kepercayaan warga adalah fondasi utama dalam menjalankan program Bank Sampah. Untuk menjaga kepercayaan tersebut, ia berkomitmen menjadikan seluruh alur kerja organisasi menjadi lebih tertib, sistematis, dan yang terpenting: transparan.

Administrasi yang Rapih sebagai Kunci Kepercayaan

Dalam keterangannya, Hanafi menekankan bahwa pelayanan kepada warga Sumberejo harus dilakukan secara maksimal. Salah satu caranya adalah dengan memastikan setiap kilogram sampah yang disetorkan dan setiap rupiah yang berputar terdokumentasi dengan baik.

"Kami ingin warga Sumberejo merasa tenang dan yakin bahwa sampah yang mereka kumpulkan dikelola dengan benar. Tertib administrasi bukan hanya soal mencatat angka, tapi soal tanggung jawab dan integritas kita sebagai pelayan masyarakat di sektor lingkungan," ujar Hanafi dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa dokumentasi yang transparan akan memungkinkan seluruh warga untuk mengakses informasi mengenai perkembangan Bank Sampah secara terbuka. Hal ini diharapkan dapat memicu partisipasi warga yang lebih luas lagi dalam program pemilahan sampah dari rumah.

Tradisi "Duduk Bareng": Koordinasi dan Evaluasi Rutin

Sebagai motor penggerak organisasi, Hanafi juga menginisiasi agenda rutin bulanan yang dilakukan setiap akhir bulan. Agenda ini menjadi ruang bagi pengurus untuk melakukan koordinasi, evaluasi kinerja, hingga pelaporan keuangan secara mendalam.

Menurutnya, tradisi "duduk bareng" ini adalah kunci kekuatan tim. Melalui rapat rutin tersebut, segala kendala di lapangan dapat dicarikan solusinya secara kolektif, sekaligus menjadi ajang untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan dana yang masuk ke kas Bank Sampah.

"Setiap akhir bulan kita wajib evaluasi. Laporan keuangan harus dipaparkan dengan jelas. Dengan transparansi ini, saya yakin tim Bank Sampah kita akan semakin kompak dan solid. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semua untuk kepentingan warga," tambah pria yang dikenal profesional dalam menjalankan tugasnya ini.

Menuju Tim yang Solid dan Inovatif

Langkah-langkah yang diambil oleh Hanafi "Sumberbaru" ini mendapat apresiasi positif dari rekan kerja dan masyarakat. Semangatnya dalam menjalankan organisasi dinilai membawa angin segar bagi pengelolaan sampah di wilayah Sumberejo. Dengan sistem yang lebih tertib, Bank Sampah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembuangan sampah, tetapi juga menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang sehat dan mandiri.

Melalui sinergi yang kuat antara pengurus yang profesional dan masyarakat yang aktif, Bank Sampah Sumberejo optimis dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam hal tata kelola lingkungan yang berbasis transparansi dan kebersamaan.


0 comments:

Posting Komentar