Rabu, 31 Desember 2025

Bank Sampah Sumberejo Resmi Dibuka, Ketua Ajak Masyarakat Bergabung dan Berkontribusi untuk Lingkungan

yuk bergabung bersama kami bank sampah

SUMBEREJO — Bank Sampah Sumberejo secara resmi membuka diri untuk masyarakat luas dan mengajak seluruh warga untuk bergabung serta berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan transparansi dalam pengelolaan sampah desa, khususnya menyongsong target Sumberejo Resik 2026.

Ketua Bank Sampah Sumberejo, YB Rusmanto, menyampaikan bahwa keberadaan Bank Sampah tidak hanya sebagai tempat pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Bank Sampah Sumberejo terbuka untuk semua. Kami mengajak masyarakat untuk bergabung dan berkontribusi bersama demi lingkungan. Prinsip kami adalah kebersamaan dan keterbukaan,” ujar YB Rusmanto.

Sebagai bentuk komitmen transparansi, pengurus Bank Sampah Sumberejo secara terbuka menyampaikan informasi kontak resmi kepada masyarakat. Mulai dari alamat email, media sosial, hingga nomor telepon disediakan agar warga dapat dengan mudah berkomunikasi, menyampaikan aspirasi, maupun berkoordinasi terkait pengelolaan sampah.

“Kami sengaja membuka media sosial dan kontak secara transparan. Ini agar masyarakat tahu, bisa ikut mengawasi, berpartisipasi, dan merasa memiliki Bank Sampah ini,” jelasnya.

Melalui media sosial resmi @banksampahsumberwaras dan kontak yang telah dipublikasikan, Bank Sampah Sumberejo berharap terjalin komunikasi dua arah yang aktif antara pengurus dan masyarakat. Transparansi ini juga diharapkan mampu menghilangkan kesan tertutup dalam pengelolaan sampah yang sebelumnya kerap menjadi sorotan.

YB Rusmanto menegaskan bahwa Bank Sampah Sumberejo bukanlah tempat pembuangan akhir (TPA), melainkan pusat pengelolaan dan pemilahan sampah yang mengedepankan edukasi dan partisipasi warga. Dengan sistem yang tertib dan sesuai regulasi desa, sampah diharapkan tidak lagi menjadi persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin mengubah pola pikir. Sampah bukan untuk ditumpuk, tapi dikelola. Jika dikelola dengan baik, sampah justru bisa bernilai dan bermanfaat,” tambahnya.

Dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan lembaga desa, menjadi modal penting dalam menjalankan program Bank Sampah ke depan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam berbagai kegiatan desa diharapkan terus berlanjut dan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

Melalui ajakan “Bergabung dan Berkontribusi untuk Lingkungan”, Bank Sampah Sumberejo menegaskan tekadnya untuk menjadi gerakan bersama, bukan hanya milik pengurus semata. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pengelolaan sampah yang tertib dan transparan diyakini dapat terwujud.

“Ini bukan kerja satu atau dua orang. Ini kerja bersama. Kalau kita kompak, Sumberejo yang bersih dan nyaman bukan hanya slogan, tapi kenyataan,” pungkas YB Rusmanto.

Dengan dibukanya akses informasi dan komunikasi secara luas, Bank Sampah Sumberejo optimistis dapat membangun kepercayaan masyarakat serta menjadi contoh pengelolaan sampah desa yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.

bersama sama bersihkan lingkungan dalam sumberejo resik ayo gotongroyong


0 comments:

Posting Komentar