Rabu, 07 Januari 2026

Mantapkan Program 2026, Bank Sampah Sumber Waras Sumberejo Bahas RKTL dan RAB

Dalam poto bendahara dan direktur bank sampah serta sejreatrus BPD

SUMBEREJO – Pengurus Harian Bank Sampah Sumber Waras Desa Sumberejo mulai mematangkan langkah strategis untuk tahun anggaran mendatang. Jajaran pengurus menggelar rapat koordinasi intensif guna membahas Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sumberejo pada Rabu (7/1/2026) malam. Rapat ini menjadi krusial sebagai fondasi pelaksanaan program kerja bank sampah agar lebih terukur dan akuntabel dalam satu tahun ke depan.

Sinergi dengan BPD

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Direktur Bank Sampah Sumber Waras, YB Rusmanto. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinkronisasi antara rencana kerja dengan ketersediaan anggaran agar program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan ini dapat berjalan optimal.

"Koordinasi ini penting agar setiap poin dalam RKTL memiliki landasan anggaran yang jelas di RAB. Kami ingin tahun 2026 menjadi tahun peningkatan performa bagi Bank Sampah Sumber Waras," ujar Rusmanto di sela-sela rapat.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan BPD Desa Sumberejo, di antaranya:

 * Ketua BPD Desa Sumberejo.

 * Sekretaris BPD Desa Sumberejo.

Kehadiran jajaran BPD menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara lembaga desa dengan pengelola bank sampah dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pengelolaan sampah.

Dalam foto direktur nikmati makanan yang disajikan koordinasi kali ini

Izin Karena Tugas

Meski berjalan khidmat dan produktif, salah satu personel pengurus, Hanafi, dilaporkan berhalangan hadir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hanafi telah menyampaikan izin secara resmi kepada forum karena adanya urusan pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

Diskusi yang berlangsung hingga larut malam tersebut fokus pada pemetaan prioritas program, mulai dari sistem pengumpulan sampah dari warga, mekanisasi pengolahan, hingga proyeksi pendapatan dari penjualan sampah organik maupun anorganik sepanjang tahun 2026.

Hasil dari rapat koordinasi ini nantinya akan menjadi dokumen resmi yang memandu operasional Bank Sampah Sumber Waras, sekaligus menjadi bahan laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Sang direktur tetap samangat walaupun pelimpahan jabatan 0 bugjeting 



0 comments:

Posting Komentar